Usai Tikam Mantan Selingkuhan, Parbetor Coba Bunuh Diri

example banner

Teks Foto : Khadijah saat mendapatkan pertolongan medis di rumah bersalin Hj. Hamidah, Jln. Letda Sudjono, Gg. Cempaka, Medan Tembung. (An)

Medan Berita – Suasana pajak Pekong, Jln. Bersama, Kec. Medan Tembung mendadak heboh, Jumat (01/07/2016) sore. Pasalnya seorang pria, AP (45) warga Jln. Pukat/Mandailing, Medan Tembung yang berprofesi sebagai penarik becak motor (Perbetor) menikami mantan pacarnya sendiri, Khadijah (42) warga Pasar X Tembung, Percut Sei Tuan, lantaran niatnya untuk minta balikkan ditolak sama korban.

Akibat kejadian itu, ibu rumah tangga (IRT) tersebut mengalami luka tikaman disiku tangan sebelah kanan serta kedua telapak tangannya. Selanjutnya pelaku menikam perutnya sendiri hingga mengalami luka sekarat.

Menurut keterangan keponakan korban, Ucok Lubis (33) ketika diwawancarai Medanberita.co.id mengatakan, sebelum peristiwa penikaman itu terjadi, Khadijah yang merupakan pedagang ikan asin di Pajak Pekong itu sedang belanja ikan asin di Pusat Pasar untuk kembali dijualnya di pajak pekong. Usai belanja korban hendak berniat menuju ke Pajak Pekong.

” Saya bertemu dengan korban, saya memang selalu mengantarkan korban ketika hendak belanja ke pusat pasar dan kembali mengantarkan ke Pajak Pekong. Ditengah perjalanan korban bercerita jika ia baru dipukuli oleh AP. Saya sempat emosi dan berencana untuk menemui pelaku, setelah sampai di pajak pekong. Namun korban melarangnya,” ujarnya.

Setibanya di Pajak Pekong, tiba-tiba AP yang sudah menunggu di pajak langsung mendatangi korban sembari memegang pisau panjang pemotong daging dan meminta Khadijah supaya mau kembali lagi dengan pelaku. Korban menolaknya, sehingga cekcok mulut tak terhindarkan. Tiba-tiba pelaku langsung menikam korban yang saat itu masih duduk di atas betor, hingga mengenai sikut tangan sebelah kanannya.

” Pelaku mencoba menikam korban untuk kedua kalinya, namun korban berusaha menahan pisau tersebut dengan kedua telapak tangannya. Seketika itu juga kedua telapak tangan korban robek dan mengeluarkan banyak darah. Saya berusaha menolong korban, namun tak bisa karena pelaku bersenjata. Setelah merasa puas, tiba-tiba pelaku menikam perutnya sendiri hingga ususnya terburai keluar dan langsung terkapar di jalan,” jelasnya.

Pelaku saat itu, sambungnya, langsung dinaikkan warga dan para pedagang pajak ke mobil Pickup milik salah satu pedagang sayur dan dibawa ke RSU dr. Pirngadi Medan, guna mendapat perawatan medis. Sedangkan pisau milik pelaku diamankan parbetor tersebut.

” Sedangkan saya membawa korban yang memiliki 3 anak itu dengan kondisi berlumuran darah ke rumah bersalin Hj. Hamidah, Jln. Letda Sudjono, Gg. Cempaka, Medan Tembung, guna mendapat perawatan medis. Selanjutnya saya menuju Polsek Percut Sei Tuan, guna melaporkan kejadian itu,” pungkasnya sembari menambahkan personil Reskrim langsung menuju rumah bersalin.

Seorang petugas ketika ditanyai mengatakan saat ini kondisi pelaku sangat serius, sebab AP hingga kini belum dioperasi lantaran tak ada yang membiayai operasinya.

” Tadi kami menuju rumah pelaku dan bertemu dengan mantan istri AP yang kondisinya sangat kurang mampu dan tak memiliki uang sama sekali. Sedangkan anak-anaknya masih kecil-kecil. Kita masih mengusahakan untuk mencari biaya untuk operasi pelaku,” beber petugas yang enggan menyebutkan namanya itu.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Z ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengecek keadaan korban dan pelaku.

” Anggota kita sedang mengecek keadaan korban dan pelaku,” ujarnya.

 

(Laporan dari Percut, MB-05)

 

 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait