KBRI Kuala Lumpur Pantau Arus Mudik WNI

example banner

Teks Foto : Dubes RI saat Ramah Tamah dengan Penumpang. (Joel)

Medan Berita – Setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri puluhan ribu warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan menetap di Malaysia pulang ke Indonesia dengan maksud merayakan hari raya idul fitri di kampung halamannya.

Bacaan Lainnya

Guna melihat langsung kesiapan para petugas pelabuhan/terminal/bandara Malaysia melayani para wni, maka KBRI Kuala Lumpur melakukan pemantauan angkutan laut di pelabuhan Hutan Melintang, Port Dickson, Melaka, Klang, Kukup, Stulang Laut, Tawau, Pasir Gudang. Angkutan darat di terminal bus di Kucing dan angkutan udara di bandara KLIA dan KLIA2.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Malaysia, Herman Prayitno pada tanggal 22-24 Juni 2016 telah melakukan pemantauan arus mudik lebaran di Pelabuhan Tawau (Sabah) dan 27-28 Juni 2016 di Pelabuhan Hutan Melintang. Dari pelabuhan Tawau, kapal-kapal yang diberangkatkan untuk tujuan Nunukan dan Tarakan. Dari pelabuhan Hutan Melintang kapal yang diberangkatkan untuk tujuan Tanjung Balai dan Asahan.

Dalam pemantauan tersebut, Dubes RI menyempatkan diri menginspeksi Kapal yang akan segera berlayar menuju Nunukan, Tarakan, Tanjung Balai dan Asahan. Dalam inspeksinya, Dubes RI memeriksa peralatan pelayaran, pengamanan (life jacket), pendingin ruangan (AC).

Dubes RI juga menyatakan bahwa pihak pengelola pelabuhan telah mempersiapkan sarana dan manajemen pelabuhannya dengan baik dan tertib menghadapi mudik lebaran ini. Sementara itu, dari TKI yang mempergunakan pelabuhan untuk mudik lebaran dari Malaysia ke Indonesia tahun 2016 terlihat sedikit mengalami penurunan 10% menjadi 73.000 orang dibandingkan dengan tahun 2015.

Namun di pihak lain, TKI yang memanfaatkan bandara untuk mudik mengalami peningkatan sebesar 10% menjadi 27.000 orang dibandingkan tahun 2016. Sehingga total TKI yang mudik lebaran dari Malaysia ke Indonesia pada tahun 2016 kurang lebih sebanyak 100.000 orang.

Selain itu, pada saat menginspeksi, Duta Besar RI menyempatkan untuk beramah tamah dengan beberapa penumpang serta menanyakan beberapa hal diantaranya dimana mereka bekerja di Malaysia. Dubes mendapatkan jawaban bahwa kebanyakan dari mereka bekerja di konstruksi bangunan, Peladangan, menjahit dan rumah tangga.

Selanjutnya Dubes RI menyampaikan harapannya agar pelayaran ini sampai ke tujuan dengan selamat dan apabila wni tersebut kembali lagi ke Malaysia harus mempunyai dokumen keimigrasian yang legal.

 

(Laporan dari KBRI Kuala Lumpur/MB-07)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait