Kawanan Perampok Bersajam Beraksi di Wilhkum Polsek Percut

example banner

Teks Foto : NAS Usai Diboyong ke Mako Polsek Percut Sei Tuan. (An)

Medan Berita – Lima kawanan perampok bersenjata tajam (Sajam) jenis pisau beraksi di Wilayah hukum (Wilhkum) Polsek Percut Sei Tuan, namun apes bagi satu dari kelima pria berinisial NAS akhirnya babak belur diamuk massa usai merampas tas milik boru Regar (35) warga Jln. Enggang V, Perumnas Mandala.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, selanjutnya pelaku diboyong ke kantor polisi, sementara empat rekan pelaku lainnya berhasil meloloskan diri.

Saat diwawancarai Medanberita.co.id, Minggu (17/07/2016) pukul 18:00 WIB, pelaku NAS alias Kodok (20) warga Jln. Penguin 8, Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan mengaku aksi perampokan yang dilakukannya bersama empat rekannya tersebut terjadi pada Rabu (13/07/2016) pagi di Jln. Garuda/Murai Perumnas Mandala.

” Kejadiannya pukul 04:00 WIB, aku naik Sepeda motor Suzuki Satria FU milikku, saat itu aku membonceng RP alias Kurtak. Sedangkan tiga temanku diantaranya Ro dan dua lagi identitasnya tak tau aku karena baru berkenalan, mereka bonceng tiga dengan mengendarai Sepeda motor jenis matic,” ungkapnya.

Saat itu, sambungnya, kami melihat pasangan suami istri (Pasutri) membawa tas ransel tengah berjalan kaki, kemudian kami berhenti untuk menanyakan identitas pasutri tersebut. Ro langsung menarik tas wanita itu, namun wanita itu mempertahankan tasnya dan berteriak rampok hingga terjadi tarik-menarik.

” Dikarenakan suaminya ikut membantu istrinya kemudian kami berusaha menyerangnya. Tak lama datang warga. Rekan-rekanku langsung kabur dan aku ditangkap dan dipukuli warga. Pisau dan gunting yang kusembunyikan di dalam bajuku pun diambil warga lalu aku diserahkan ke kantor polisi,” ujarnya.

Saat ditanyai apakah pelaku sebelumnya pernah terlibat kasus kejahatan yang lain. Kodok mengaku pada 2014 lalu ia bersama Kurtak dan seorang temannya membobol Indomaret di Jln. Garuda.

” Kurtak saat itu ditangkap polisi. Sedangkan aku dan seorang temanku lari ke luar kota beberapa bulan,” akunya.

Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) yang rata-rata berjualan pagi di pajak dan bermukim di Jln. Garuda ketika diwawancarai mengaku masih was-was saat hendak beraktifitas, sebab 4 teman pelaku masih berkeliaran bebas. Warga berharap polisi segera meringkus para pelaku demi kenyamanan bersama.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih menunggu Kepling Jln. Enggang yang disebut-sebut mengamankan sajam milik pelaku yang nantinya dijadikan barang-bukti.

” Selain meminta keterangan Kepling, kita juga akan memintai keterangan saksi-saksi saat kejadian. Untuk pelaku yang identitasnya sudah diketahui segera kita ringkus guna memberi rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

(Laporan dari Percut, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait