Kapoldasu Berhasil Buka Gembok Pagar Yayasan Cinta Budaya

example banner

Medan Berita – Tak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Kapoldasu, Irjen Pol Drs. Raden Budi Winarso mengajak mantan Pangdam itu berdialog dan mereka duduk di pos jaga yang berada di depan sekolah. Kepada Kapolda, Burhanuddin lagi-lagi mengatakan ia hanya ingin meminta haknya.

Tiba-tiba para orangtua murid dibantu security berusaha mendobrak paksa pagar. Sebagian lagi berusaha membuka gembok dengan cara memukulinya dengan palu sembari berteriak supaya gembok dibuka karena anak-anak mereka ingin bersekolah. Serta meminta jangan diperlakukan seperti itu.

Irjend Pol Raden Budi Winarso berjalan menuju pagar dan meminta para orangtua murid untuk mundur. Kapolda juga berpesan supaya jangan ada yang memprovokasi dan diminta tenang.

Kapoldasu kembali lagi menemui mantan Pangdam I/BB, guna membicarakan terkait penggembokan pagar. Tak lama Kapoldasu akhirnya membukakan gembok serta pagar Yayasan Cinta Budaya tersebut.

Para orangtua dan anak-anaknya yang seragam sekolahnya basah kuyup langsung berjalan masuk ke dalam sekolah guna mengikuti mata pelajaran di hari pertama masuk sekolah itu selanjutnya para siswa masuk ke dalam kelasnya masing-masing, kemudian Kapoldasu pamitan kepada Burhanuddin dan meninggalkan lokasi.

Diketahui penggembokan pagar sekolah yang diduga dilakukan mantan Pangdam I/BB, Mayjend TNI (Purn) Burhanuddin Siagian tersebut terkait atas sengketa lahan seluas lebih kurang 2,3 hektar di Komplek MMTC, Jln. Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Deli Serdang dengan Yayasan Cinta Budaya, Senin (18/07/2016) pagi.

(Laporan dari Medan, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait