Tewasnya Asun, Keluarga Harap Polisi Cepat Tangkap Para Pelaku

example banner

Medan Berita – Suasana haru terlihat saat jenazah Monang (48) alias Asun yang menjadi korban begal, Senin (18/07/2016) pagi disemayamkan di tempat persemayaman Angsapura blok IV, Jln. Waja 2, Sei Rengas II, Kec, Medan Area.

Tampak hadir sanak saudara berdatangan dan silih berganti memberikan penghormatan terakhir dengan cara bersembahyang di depan altar Almarhum, Selasa (19/07/2016) sore.

Ditengah-tengah suasana persemayaman, adik korban Herwan (42) alias Aan mengatakan, korban meninggalkan satu orang istri, dua orang putri, dan satu orang putra, dan korban sendiri anak kedua dari empat bersaudara. Dimata keluarga korban adalah sosok seorang kakak yang baik, ramah, dan tidak pernah ribut atau bermasalah baik dengan keluarga maupun dengan orang lain, dan dia orangnya pekerja keras.

” Kalau korban itu orangnya pekerja keras, dan sangat sayang kepada keluarga, usaha ketring ini baru empat tahun belakangan ininya digeluti korban, sebelumnya korban kerjanya mengantar anak sekolah dengan menggunakan mobil,” ujarnya.

Kemudian masih dari penuturan Aan, korban meninggal akibat satu tusukan dibagian punggung belakang dengan benda tajam.

” Itu kita taunya dari pihak kepolisian, karena pihak kepolisian berhasil membuka CCTV milik warga sekitar tempat kejadian, dari hasil rekaman CCTV itu kelihatan pelaku berjumlah 6 orang dengan tiga kereta, empat orang yang bekerja. Sekitar jam 04:39 WIB, abang saya ditikam itu kelihatan dari jam CCTV namun wajah pelaku tidak nampak karena kondisi gelap dan para pelaku memakai helm, selang satu menit para pelaku kabur membawa kereta korban, tapi harta korban yang diambil para pelaku cuma kereta korban, sedangkan dua hp uang didalam dompet dan cincin korban tak diambil para pelaku,” terang Aan yang menetap di Jln. Tirto Sari, Kel. Bantan, Kec. Medan Tembung.

Masih kata Aan, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus yang menyebabkan korban meninggal dunia untuk segera di proses sesuai hukum yang berlaku.

” Kami dari pihak keluarga menyerahkan kasus ini sepenuhnya dengan pihak kepolisian dan harapan kami semoga para pelaku cepat ditangkap dan dihukum sesuai atas perbuatannya dan kami tidak ada mencurigai siapapun,” ujarnya.

Untuk jenazah korban akan dimakamkan hari Kamis (21/07/2016) di tempat pekuburan cina Sentana Abadi di Jln. Tanjung Morawa tepatnya disamping pekuburan Kristen Taman Eden.

” Korban tidak dikremasi melainkan dimakamkan,” tutup Aan.

(Laporan dari Medan Area, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait