Larikan Uang Rp25 Juta, Korban Sebut Pelaku Ada di Medan

example banner

Teks Foto : Pelaku Libril Liana S Alias Kiki. (MB)

Yogyakarta, MB – Terkait kenekatan seorang pembantu rumah tangga melarikan uang sebanyak Rp.25 juta dan sejumlah barang berharga milik majikannya, korban terus berupaya melakukan pencarian dan terakhir diketahui bahwa pelaku berada di Kota Medan.

“ Selain mencari kesana kemari, kabar yang saya dapat terakhir dari teman, infonya dia (Pelaku) lari ke Medan,” ucap korban kepada Medanberita, Sabtu (30/07/2016) siang sekira pukul 14:47 WIB melalui handphone selular.

Ditambahkannya, korban berharap agar masyarakat mau membantu melakukan pencarian terhadap pelaku, agar tidak ada lagi korban-korban berikutnya seperti yang dialaminya.

“ Saya harap masyarakat khususnya yang berdomisili di Medan, bisa membantu saya, apabila mengetahui ciri-ciri pelaku dan sesuai dengan identitasnya untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib, karena perbuatan pelaku tersebut telah saya laporkan ke Polsek Jetis Polresta Yogyakarta,” sebut wanita paruh baya ini.

Sebelumnya, menurut penuturan korban selaku majikan, Djuyaningsing (51) warga Bumijo Lor Jt 1/1202 Rt 23 Rw 06 Bunijo jetis Yka menceritakan kejadian berawal seketika dirinya butuh seorang pembantu untuk diperlukan merawat suaminya yang dalam kondisi sakit stroke, kemudian teman korban bernama Tarti memperkenalkan pelaku tersebut kepada dirinya yang didapatnya melalui teman prianya.

“ Pelaku Libril Liana S Alias Kiki itu bekerja di rumah saya, mulai bulan Februari 2016. Menurut pengakuan Tarti, gadis tomboy itu didapatnya dari teman prianya bernama Nur Kholik,” ungkap korban kepada Medanberita.co.id, Jumat (29/07/2016) malam, sekira pukul 23:54 WIB melalui handphone selular.

Lanjutnya menjelaskan, korban sebelumnya telah mencurigai pembantunya tersebut dengan hilangnya tablet miliknya namun dikarenakan merasa kasihan, korban berupaya membina pembantu itu.

“ Pernah juga Tablet saya dirondokinya tapi akhirnya ketemu, kemudian HP Samsung pak Ustad Jiman pernah juga diambil oleh pelaku tapi karena saya suruh balikan, kemudian pelaku membalikannya. Pada bulan Mei 2016 sebelum Puasa, Minggu (15 Mei 2016) sekira pukul 05:00 WIB, tiba-tiba pelaku tersebut melarikan diri dari rumah saya dengan cara membuka pintu belakang. Hal itu diketahui pertama sekali oleh Iwan, habis mandi melihat gerbang belakang terbuka kemudian Iwan ngomong ke Alwi lalu Alwi menyampaikan ke Tumik, terus semua geger rencana mau banguni saya. Tapi saat itu saya dah bangun dan teriak HP ku loh karena berapa kali tablet saya itu disembunyiin sama pelaku,” cetus korban.

Masih dijelaskan korban, usai mengetahui pembantunya tersebut melarikan diri tanpa pamit olehnya, korban bersama 8 orang pembantu lainnya kemudian melakukan pemeriksaan isi dalam rumah.

“ Betapa terkejutnya saya seketika melihat pintu kamar pribadi yang sebelumnya terkunci dalam keadaan terbuka.

Ketika diperiksa diketahuilah uang Rp.25 juta yang ada di dalam tas merah diatas kursi dibawa lari pembantu itu. Tak hanya itu saja 3 buah HP merek Samsung seri S seharga Rp.7 juta, Nokia seri N seharga Rp1.juta, dan Black Berry seharga Rp.1juta beserta Obat-obatan Tricedon (Vitamin Jantung) senilai Rp1. juta milik suami juga ikut dibawanya,” jelasnya seraya menyebut total kerugian sebesar Rp.35 juta.

Atas kejadian kehilangan tersebut korban kemudian melaporkan pelaku Libril Liana S Alias Kiki (28) warga Komplek Setneg RI, Panunggangan Utara, Kec. Pinang, Kota Tanggerang ke Polsek Jetis Polresta Yogjakarta sebagaimana yang tertuang dalam Nomor : STTLP/22/V/2016/Resta YKA/Sek. Jt yang ditandatangani oleh SPKT I, Ipda Dadik Sri Karyanto.

(Laporan dari Yogjakarta/MB)

 

Loading...

Comments

comments

Pos terkait