Ratusan Warga Dusun VIII dan X Selambo Terlibat Bentrok

example banner

Medan Berita – Seratusan warga Dusun VIII dan Dusun X, Jln. Selambo, Desa Amplas, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, terlibat aksi bentrok, Minggu (31/07/2016) dinihari.

Dalam peristiwa bentrok warga di 2 Dusun itu, dikabarkan ada warga mengalami luka bacok, akibat terkena tombak serta kena lemparan batu. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi, sehingga peristiwa bentrok tersebut tak meluas.

Keterangan yang dihimpun Medanberita.co.id dari berbagai sumber, Senin (01/08/2016) malam, belum diketahui persis apa penyebab keributan itu. Dimana seratusan warga dari 2 Dusun, pada Minggu (31/7/2016) sekira pukul 00:30 WIB sudah berkumpul sembari menenteng berbagai jenis senjata yang diantaranya klewang, tombak, batu, kayu broti, bambu dan banyak lagi.

Dua kelompok warga kemudian saling lempar dan mengayunkan senjata tajamnya. Dalam peristiwa bentrok itu, jari seorang warga dari Dusun 8 dikabarkan putus akibat terkena bacikan senjata tajam. Sedangkan seorang warga dari Dusun 10 juga terluka dibagian punggung dan dada akibat terkena tombak, serta kepala terkena lemparan batu.

Sekira pukul 02:00 WIB, petugas Polsek Percut Sei Tuan bersenjata lengkap yang mendapat informasi adanya kericuhan, tiba di lokasi dan mendapati baju-baju berserakan di sepanjang jalan. Namun petugas sempat kewalahan, lantaran warga dari salah satu Dusun emosi dan berteriak akan menghabisi nyawa petugas, karena polisi dikira kelompok salah satu Dusun. Akhirnya petugas yang datang ke lokasi dengan menggunakan mobil patroli menyalakan lampu rotator warna biru.

Akhirnya warga yang sempat mengancam petugas mengurungkan niatnya dan langsung mundur. Selanjutnya petugas mendatangi warga di Dusun 8 guna menanyakan apa pemicu sehingga terjadinya bentrok. Setelah itu petugas menyambangi warga di Dusun 10 untuk menanyakan hal yang serupa.

Setelah kedua kelompok warga dapat menahan diri dan situasi mulai kondusif, polisi menemui kepala lingkungan (Kepling) masing-masing di 2 Dusun itu untuk diberi saran supaya melakukan mediasi di kantor Desa atau kantor Camat Percut Sei Tuan terkait kericuhan tersebut. Sedangkan 2 warga yang dikabarkan terluka dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapat perawatan medis. Selanjutnya petugas meninggalkan lokasi dan sebagian lagi tetap berjaga.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Hendrik Temaluru ketika dikonfirmasi mengatakan, kedua belah pihak sama-sama membuat laporan. Namun pihaknya berupaya akan memediasikan, karena mengalami bentrok itu masih bertetangga.

” Diharapkan Kades dan Camat Percut Sei Tuan turut ambil andil guna memediasikan permasalahan yang dialami para warga. Supaya permasalah itu tak berlarut-larut,” ujarnya.

(Laporan dari Percut, MB-05)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait