Usai Ditangkap Warga, 2 Penjambret Diserahkan ke Polisi

example banner

Teks Foto: 2 Pelaku diapit dua petugas di mako Polsek Sunggal usai diserahkan warga. (Mus)

 

Medan Berita – AFS (25) warga Jln. Stasiun, Gg. Meja Bundar, Desa Tanjung Gusta dan GRS (24) warga Jln. Sei Mencirim, Pasar Lama No. 41, Desa Lalang digelandang petugas ke mako Polsek Sunggal atas kedapatan melakukan penjambretan tas sandang, usai ditangkap warga sekitar di lokasi kejadian.

Data dihimpun menyebut, kejadian berawal seketika korban Yenni (31) warga Pasar V, Gg. Buntu, Kel. Lalang, Minggu (09/10/2016) sekira pukul 20:00 WIB, baru pulang kerja dan melintas di Jln. Pasar V, Kampung Lalang dengan berjalan kaki sembari menenteng sebuah tas ditangan kanannya.

Tiba-tiba dari arah belakang, datang dua pelaku dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Rx King BK 5862 RM, pengemudi, GRS stand by diatas sepeda motor, sementara yang dibonceng, AFS langsung menjambret tas korban berisi uang sebanyak Rp.200.000, Handphone Nokia C3 dan surat berharga lainnya.

Tak rela hartanya dikuasai orang lain, korban berteriak, dan GRS langsung tancap gas ke arah Komplek Perumahan China. Mendengar teriakan itu, dua pengendara yang melintas di lokasi bernama, Muhammad Ali Imran Situmorang dan Govinda langsung memalangkan sepeda motornya ditengah jalan.

Tapi pelaku tetap melaju, hingga menabrak sepeda motor milik saksi dan terjatuh serta berusaha melarikan diri, melihat hal tersebut sejumlah warga berupaya melakukan pengejaran terhadap para pelaku, hal hasil keduanya berhasil ditangkap warga sekitar dan menjadi bulan-bulanan massa selanjutnya diserahkan kepada personel Reskrim Polsek Sunggal yang melintas di lokasi dan memboyongnya ke komando guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono, SIK, dan Panit II Ipda Martua Manik, SH, MH, kepada Wartawan, Senin (10/10/2016) sore membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku tersebut.

” Dalam kondisi babak belur, kedua pelaku kita larikan ke RS Bhayangkara dan kasusnya sedang diproses penyidik (juper),” jelas Daniel.

(Laporan dari Medan Sunggal, MB-02)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait