Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap

?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
example banner
Teks Foto: Ponten Tarigan. (MB)

Medan Berita

Korban Irwansyah Tarigan (45) warga Jln. Rebab No.6, Kel. Titi Rantai, Kec. Medan Baru berharap laporan dirinya sebagaimana yang tertuang dalam Surat Laporan Nomor: STTLP/165/II/2017/SPKT SEK MDN BARU secepatnya ditindaklanjuti Polsek Medan Baru dan menangkap pelaku yang tak lain abang kandungnya sendiri.

Kepada medanberita.co.id, korban bapak beranak tiga ini menerangkan, kronologis kejadian penganiayaan dirinya berawal seketika korban hendak melerai abangnya Champion Tarigan (65) yang saat itu korban melihat hendak dianiaya dan dikeroyok oleh Ponten Tarigan (72) yang tak lain abang kandungnya sendiri dengan dibantu istri pelaku Risma beru Ginting (36) dengan posisi pasangan suami istri tersebut masing-masing memegang besi beton dengan panjang lebih 1,2 meter sembari melempari kaca jendela rumah hingga pecah saat keduanya berada di depan teras halaman rumah, Jln. Rebab, Jumat (03/02/2017) sekira pukul 18:15 WIB.

Tak hanya itu saja korban juga melihat anak lelaki pelaku bernama Faisal Amanda Tarigan (16) mengambil sebuah linggis akan tetapi korban bergegas cepat menghampiri dan langsung menangkap dan memegang linggis tersebut hingga tarik-menarikpun terjadi antara korban dan ponakannya tersebut.

Melihat hal itu pelaku spontan mencari batu dan melempar sikorban dengan cara membabi buta. Dikarenakan lemparan batu berjarak kurang lebih 1 meter, korbanpun tidak mampu mengelak lagi hingga kening korban terkena lemparan batu dan mengalami luka robek sampai mengucurkan darah segar hingga menyebabkan korban kemudian roboh di tengah badan jalan yang disaksikan oleh warga setempat.

Meskipun kondisi korban berlumuran darah, lemah dan tak berdaya, pelakupun lalu kembali melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menginjak-nginjak kepala korban berulang kali kemudian pelaku selanjutnya mendatangi adiknya Champion dengan niat mengeroyok dirinya.

Merasa abang nomor empatnya terancam, korban dengan penuh berlumuran darah di wajah lalu berusaha bangkit dan mencoba kembali melerai keduanya.

Setelah melampiaskan emosinya kepada kedua adik kandungnya, sipelaku didampingi istri keduanya lalu menghubungi seluruh pihak keluarga dengan tujuan untuk membela diri.

” Saya lihat langsung menghubungi pihak keluarga melalui ponsel, seolah dia (Pelaku-Red) merasa tidak bersalah,” kesal korban.

Mengetahui terjadi pertikaian antara abang beradik, sang paman, S. Sitepu sempat menyarankan kepada sikorban untuk tidak melaporkan kejadian penganiayaan tersebut kepihak yang berwajib, anehnya pelaku yang seolah merasa tidak bersalah pergi terburu-buru ke Kantor Polsek Medan Baru untuk melaporkan kedua adiknya tersebut.

Korban yang saat itu kondisi tidak mempunyai uang dikarenakan sebelumnya sudah belanja alat-alat bangunan untuk memperbaiki rumah kios depan sehingga menunda membuat pengaduan ke kantor polisi. Pada saat menunggu mendapatkan dana biaya membuat laporan, korban kemudian memanggil kakak kandungnya yang sudah tiba di lokasi kejadian, korban berharap agar kakak kandungnya itu menjelaskan kejadian yang sebenarnya, akan tetapi kakak kandung korban menolak untuk mendengarkan penjelasan dari si korban beserta saksi.

Namun sekira pukul 22:30 WIB, korban yang masih dalam kondisi mengucur darah dari keningnya pergi ke mako Polsek Medan Baru untuk melaporkan hal yang dialaminya usai korban mendapatkan bantuan dana untuk berobat dari teman-temannya, dikarenakan kondisi berlumuran darah, petugas SPKT menyarankan agar korban pergi ke RS Bhayangkara Poldasu, Jln. Wahid Hasym, Kec. Medan baru untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic melalui Kanit Reskrim, Iptu Arrya Anjaya, Kamis (09/02/2017) sore saat dikonfirmasi perihal laporan korban mengatakan pihaknya akan menindaklanjutinya.

“ Laporan akan kita tindaklanjuti,” ucapnya singkat.

(Laporan dari Medan, MB)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait