Kedapatan Curanmor, Warga Gaperta Nginap di Polsek Sunggal

example banner
Teks Foto: Tersangka Nanda Kurniawan Saat Diapit Dua Petugas di Mako Polsek Sunggal. (MB)

Medan Berita

Nanda Kurniawan (29) warga Jln. Gaperta ujung, Gg. Iman, Kel. Tanjung Gusta, Kec. Medan Helvetia terpaksa harus menginap di sel jeruji besi Mako Polsek Sunggal akibat kedapatan melakukan pencurian sepeda motor (Curanmor) sementara rekannya inisial D masih diburon, Rabu (29/03/2017) sekira pukul 21:30 WIB.

Kejadian tersebut berawal seketika korban Cuarman (45) warga Jln. Tanjung Balai, Dusun 3, Dusun Paya Geli, Kec. Sunggal Deli Serdang memarkirkan sepeda motornya di teras rumah, Rabu (29/03/2017) sekira pukul 17:00 WIB dengan kondisi stang sepeda motor tidak terkunci.

Ketika korban sedang menonton di ruang tamu sekira pukul 21:30 WIB, tiba-tiba melihat seseorang mendorong sepeda motornya, awalnya korban mengira anaknya namun setelah diperhatikan dengan baik ternyata yang mendorong sepeda motor miliknya tersebut tersangka D yang belum diketahui identitasnya, spontan korbanpun berteriak “maling – maling.”

Mendengar rumah korban disantroni maling, warga sekitar kemudian melakukan pengejaran terhadap tersangka D namun beruntung tersangka berhasil meloloskan diri sementara rekannya Nanda yang saat itu posisi standby diatas sepeda motor berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga.

Pada saat ditanya warga, tersangka Nanda yang bekerja sebagai buruh harian lepas mengakui perbuatannya dan mengatakan berperan mengawasi situasi. Aksi massa tersebutpun terhenti setelah petugas unit Reskrim Polsek Sunggal turun ke tempat kejadian, bersama barang bukti, petugas kemudian menggelandang tersangka ke Mako Polsek Sunggal guna pemeriksaan lebih lanjut sementara korban membuat laporan.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri melalui Panit 2 Reskrim, Iptu Martua Manik, SH. MH saat dikonfirmasi medanberita.co.id, Kamis (30/03/2017) sore membenarkan hal tersebut.

” Tersangka Nanda telah kita amankan bersama barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih, BK 3067 OO dan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam les merah, BK 6432 AEP sementara rekannya D masih dalam pengejaran petugas,” ucap Panit Reskrim seraya menambahkan atas perbuatannya tersangka Nanda dikenakkan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(Laporan dari Medan, MB)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait