Sat Reskrim Polres Madina Ciduk Pelaku Perampasan Tas Sandang Oknum PNS

example banner
Teks Foto: Pelaku SL Bersama Barang Bukti Saat Diboyong Tim Opsnal ke Mako Polres Mandailing Natal, Kamis (27/04/2017) sekira pukul 20:45 WIB. (MB)

 

MADINA (Medan Berita)

Bacaan Lainnya

Berkat kesigapan dalam menindaklanjuti laporan korban, tim opsnal Sat Reskrim Polres Madina berhasil menciduk satu dari dua pelaku perampasan sebuah tas sandang milik oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (27/04/2017) sekira pukul 20:45 WIB.

Kejadian berawal saat korban, Siti Hardianti Harahap (28) warga Jln. D.I Panjaitan No. 001 A, RT 02, RW 01, Kel. Plaju Ulu, Kec. Plaju Palembang, Prov. Sumatera Selatan sedang mengendarai sepmor miliknya, seketika tiba di depan SPBU Pasar Baru, Kel. Sipolu-polu, Kec. Panyabungan, Kab. Madina, Selasa (18/04/2017), sekira pukul 21:30 WIB selanjutnya korban dipepet 2 orang pelaku berboncengan mengendarai sepmor jenis matic tanpa nopol.

Dengan gerak cepat, tas sandang milik wanita tersebut dirampas pelaku, SR (19) warga Desa Darussalam, Kec. Panyabungan sehingga aksi tarik menarik taspun terjadi antara korban dan pelaku.

Hal hasil SR berhasil menarik tas sandang milik korban dan kemudian kawanan pelaku melarikan diri, sementara korban berikut dengan sepeda motornya terjatuh di tempat kejadian perkara (TKP).

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian siku kiri dan lutut kiri serta mengalami kerugian materi sebesar Rp. 8.000.000 berupa: 1 (satu) buah Tas sandang warna hitam, merk Gucci yang berisikan uang tunai sebesar Rp. 445.000, 1 (satu) buah Kartu ATM Bank Mandiri atas nama Eka Putri Yanti beserta 1 (satu) Lembar kertas yang bertuliskan PIN kartu ATM tersebut, 1 (satu) unit Handphone Merk Vivo V3, warna Gold/Emas, 1 (satu) unit Handphone Merk Offo F1s, warna Gold/Emas, dengan nomor Imei 1 : 861216032966970 dan
Imei 2 : 862316032966962.

Tak hanya itu saja 1 (satu) unit Handphone Merk Nokia, warna Hitam, 1 (satu) unit Handphone Merk Samsung, warna Hitam model Lipat milik korban juga berhasil dirampas pelaku selanjutnya korban melaporkan hal yang dialaminya ke Mako Polres Madina.

Usai menerima laporan korban kemudian tim Opsnal Sat Reskrim Polres Madina melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap satu dari dua pelaku inisial SL (17) warga Desa Darussalam, Kec. Panyabungan, Kamis (27/04/2017) sekira pukul 20:45 WIB.

Selanjutnya SL yang diketahui bekerja sebagai buruh pasir bersama barang bukti 4 buah handphone disita petugas dan pelaku diboyong ke Mako Polres Madina untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Ketika dikonfirmasikan medanberita.co.id, Kapolres Madina, AKBP Rudi Rifani, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Hendro S, Jumat (28/04/2017) sore, membenarkan pihaknya mengamankan satu dari dua pelaku jambret tas sandang milik oknum PNS.

” Satu dari dua pelaku inisial SL yang berperan sebagai joki sudah kita tangkap sedangkan rekannya SR yang juga bekerja sebagai buruh pasir masih diburon,” jelasnya seraya menyebut pelaku SL dikenakan Pasal 363 subs 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

(Laporan dari Madina, MB)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait