Kuota Khusus Mabes Polri Tuai Protes Peserta Akpol Sumut

example banner

MEDAN – Lima peserta seleksi Akpol di Polda Sumatera Utara (Sumut) memprotes adanya kuota khusus dari Mabes Polri yang mengkangkangi rangking hasil seleksi. Mereka menuntut haknya sebagai peserta seleksi dengan mendapatkan rangking tinggi.

“Seleksi Akpol sudah sampai pantohir (penentuan tahap akhir). Tersisa 33 taruna dan 1 taruni. Saya ranking 14, yang mendapat kuota khusus ranking 26,” kata salah satu peserta seleksi Akpol Polda Sumut, Sandy Pratama Putra (20), saat menyambangi Warkop Jurnalis Medan, Jalan Agus Salim, Medan, Sumut, Rabu (12/7/2017).

Peserta ini sebelumnya ke Polda Sumut untuk menanyakan hal tersebut. Namun Sandy tidak mendapat penjelasan terperinci soal kuota khusus itu.

Sandy menyebut peserta seleksi dengan peringkat 26 itu merupakan anak pihak tertentu. Menurutnya, kuota tersebut seharusnya diberikan kepada ranking selanjutnya. Untuk diketahui, kuota Akpol dari Polda Sumut sebanyak 14 orang.

“Kami terima kekalahan, tapi yang dipilih harusnya sesuai dengan ranking selanjutnya. Ini yang dapat kuota ranking 26,” sambung Sandy sambil menunjukkan kartu penerimaan taruna Akpol T.A 2017.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting belum bisa menjelaskan siapa yang mendapatkan kuota khusus tersebut.

“Itu kuota khusus Mabes Polri. Tidak mempengaruhi kuota Polda (Sumut). Polda itu tetap kuotanya,” kata Rina. (Rel)

Loading...

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *