Panitia Tidak Melemah Walaupun Ketua Umum Mengundurkan Diri

example banner
BATU PERTAMA MIMBAR MTQ : Bupati Dairi Johnny Sitohang, didampingi  Kabag Humas, Erika Hasugian, Camat Sidikalang, Agel Siregar, Kades Bintang Mersada, Milih Berutu serta Ketua LPTQ, Wahlin Munthe melakukan peletakan batu pertama pembangunan mimbar utama MTQ tingkat Provsu ke 42 di Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang (Foto dok/Buana Pos/kt).
 
SIDIKALANG – Para panitia diharapkan tidak melemah, walaupun Ketua Umum mengundurkan diri. Pemerintah Dairi bersama dengan panitia lainnya dan LPTQ Dairi akan melaksanakan rapat untuk pengusulan nama ketua panitia kepada gubernur
 
Hal itu disampaukan Bupati Dairi Johnny Sitohang ketika peletakan batu pertama pembangunan mimbar utama dan mushola untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-36 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Desa Bintang Mersada, Dairi, Selasa (11/7).
 
Ditambahkan lagi,pembangunan mimbar utama dan mushola melengkapi bangunan untuk pelaksanaan MTQ Tingkat Sumut nantinya. Diharapkan, pelaksanaan MTQ tidak ‘paku mati’ pada November, artinya masih bisa dilaksanakan sesudah atau sebelum. Sehingga bila ada kekurangan bisa diperbaiki.

Panitia pelaksana MTQ yang juga Ketua LPTQ Dairi Walin Munthe mengatakan, dengan dilaksanakannya pembangunan ini, MTQ ke-36 tingkat Sumut pertengahan November mendatang bisa berjalan dengan sukses. Dana pembangunan tersebut bersumber dari APBD Provsinsi Sumut senilai Rp 3,5 miliar.

Menurut Wahlin, masih banyak kekurangan sarana dan prasarana yang harus dibenahi sebelum pelaksanaan MTQ nantinya, seperti pembangunan jalan penghubung, parit dan pembuatan paving blok. Memang ada jalan menuju lokasi MTQ, tetapi hanya satu, bila jalan tersebut dibangun, akses keluar masuk dari lokasi MTQ sudah leluasa nantinya. Pada MTQ tingkat Kabupaten Dairi beberapa waktu lalu, dengan peserta sekitar 5 ribu orang, jalan sudah sangat macet karena jalan keluar masuk hanya satu. Terkait pelepasan lahan, masyarakat sudah menyerahkannya.

Terkait usulan pembangunan jalan, paret dan paving blok, bupati meminta kepada Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jisler Lumban Batu supaya pembangunan itu segera ditampung di perubahan APBD.

Camat Sidikalang Agel Siregar mengatakan, pelaksanaan MTQ berjalan selama 11 hari. Peserta dari 33 kabupaten kota akan menginap di rumah warga yang ada di desa sekitar pelaksanaan MTQ. Ada sekitar 160 rumah yang menjadi penginapan peserta. “Jumlah itu yang sudah kita sampaikan kepada panitia. Sesuai imbauan panitia, rumah yang menjadi penginapan peserta tidak boleh rumah kosong, harus memiliki induk semang,” katanya.

Turut hadir pada acara itu Kakan Kemenag Dairi Saidup Kudadiri, Ketua MUI Dairi Naek Angkat, Kades Bintang Mersada Milly Berutu didampingi Sumantra Solin, tokoh agama dan adat. (kt)
 
Loading...

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *