Isak Tangis Iringi Proses Kremasi Boss “LG”

example banner

Medan Berita

Isak tangis mengiringi proses Kremasi Boss Lee Garden (LG) Hotel, Liem Ming Djie di CREMATORIUM DI ZANG DIAN, Jalan Lintas Medan – Lubuk Pakam, KM 14,2, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deliserdang, Sabtu (23/02/2019) pukul 13:00 WIB.

Bacaan Lainnya

 

Jeritan suara hati itu terdengar dari pihak Keluarga ketika peti jenazah Almarhumah Liem Ming Djie alias Surawaty alias Boss memasuki ruang oven krematorium Nomor 3.

” Selamat jalan ma, bahagia disana ia,” teriak Lee Sam, anak kesayangannya saat melepas kepergian Almarhumah Ibu tercinta, Liem Ming Djie yang berada di peti mati berwarna coklat  sembari anak ketiganya itu menyucurkan air mata.

Tangisan itu juga dilakukan oleh anak sulung Almarhumah, Asim dan anak kedua, Lina serta anak keempat, Gunawan bersama Suami dan Istri masing-masing juga turut para cucu.

Tampak hadir dalam proses Kremasi itu sanak family, puluhan karyawan “LG,” kerabat dan teman-teman Almarhumah serta Undangan lainnya berjumlah seratusan orang.

Pemberangkatan Peti Jenazah Liem Ming Djie dimulai dari Persemayaman Angsapura (Full Ac) VIP Blok J, Jalan Waja 2-4, Medan Area pada pukul 12:30 WIB dengan menggunakan Bus Angsa Pura.

 

Setengah jam perjalanan Mobil Jenazah yang diiringi oleh sejumlah Mobil Pribadi mendapat pengawalan dari Anggota Pomdam I/BB yang saat itu menggunakan Mobil Dinas demi kelancaran perjalanan kemudian peti jenazah tiba di Rumah CREMATORIUM DI ZANG DIAN.

Tampak, Asim, Lina, Lee Sam dan Gunawan serta sejumlah cucu berkumpul untuk melepas almarhumah Ibunda tercinta.

Usai melaksanakan acara doa bersama selanjutnya peti jenazah Almarhumah dimasukan ke dalam Oven.

 

 

 

 

 

Pihak keluarga dan tamu yang hadir kemudian keluar ruangan menunggu proses kremasi dilanjutkan acara sembayang pihak keluarga almarhumah.

Amatan di lokasi, acara kremasi berlangsung aman dan tertib.

Diketahui Liem Ming Djie, Pemilik Lee Garden Hotel Diskotik meninggal dunia, Selasa (19/02/2019) Malam pada usia 79 Tahun di kediamannya, Jalan Rasak Baru, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah.

Kepada Wartawan, Lina, anak kedua dari empat bersaudara saat ditemui di Persemayaman Angsapura (Full Ac) VIP Blok J, Jalan Waja 2-4, Medan Area menceritakan, Selasa (19/02/2019) sekira pukul 22:00 WIB, ia saat itu menghubungi Ibunda yang akrab disapa Boss melalui handphone selular dalam keadaan aktif namun tidak diangkat olehnya.

Cemas dan gelisah terjadi apa-apa, Lina pun menyempatkan diri mendatangi kediaman Ibu yang dikasihinya itu di Jalan Rasak Baru, Kel. Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah. Lina kemudian memasuki rumah Orangtuanya yang saat itu seorang diri di dalam rumah, dirinya merasa terkejut melihat Ibunda posisi terbaring di Sofa ruang tengah dengan kondisi tak berdaya.

Melihat itu, Lina pun bergegas cepat memberi pertolongan dengan menghubungi dokter dan mengabari kepada anggota keluarga lainnya. Namun usai dilakukan pemeriksaan, dokter menyebut bahwa Ibundanya sudah tidak ada lagi.

” Ibu sudah tidak ada lagi,” kata dokter kepadanya.

Sontak Lina pun terkejut mendengar perkataan itu.

” Enggak nyangka Ibu sudah tidak ada lagi, padahal beliau kondisi sehat-sehat aja sebelumnya,” kata Lina dengan wajah sedih menceritakan kepada Wartawan saat ditemui  sembari berharap Almarhumah Ibunda tercinta diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa dan dosa-dosanya diampuni baik sengaja maupun tidak sengaja, selamat jalan Ibuku sayang,” kata anak kesayangan almarhumah.

(Laporan dari Medan, MB)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *