Peringati HUT ke-74 RI, 16.503 Narapidana di Sumut Dapat Remisi

Medan Berita
Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Sumatera Utara melaksanakan Upacara Pemberian Remisi Umum kepada Narapidana dan Anak di Rumah Tahanan Negara Klas I Medan, Sabtu (17/08/2019).
Hadir dalam acara ini Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah dan rombongan Forkopimda yang disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Dewa Putu Gede, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mhd. Jahari Sitepu, Kepala Divisi Administrasi, Indah Rahayuningsih, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Agustinus Pardede, Kepala UPT Pemasyarakatan Medan sekitarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkum HAM) Sumatera Utara, Dewa Putu Gede dalam sambutannya menyampaikan, mengenai keadaan Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut yang memiliki 42 UPT dengan kapasitas hunian 12.785 orang sedangkan jumlah penghuninya sekarang mencapai 34.438 orang dengan over kapasitas sebesar 269% oleh karena itu Kanwil Kemenkumham Sumut sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah Tingkat I khususnya maupun Tingkat II pada umumnya untuk membantu memfasilitasi lahan untuk pembangunan Lapas/Rutan/Cabang Rutan, Bapas dan Rupbasan,” harapnya.
Kakanwil juga menyampaikan, dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 16.503 Narapidana mendapatkan remisi umum dengan rincian remisi umum sebagian sebanyak 16.135 Narapidana dan remisi umum seluruhnya (bebas langsung setelah pengurangan masa pidana) sebanyak 368 Narapidana,” terang Gede.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kata sambutan dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI yang disampaikan oleh Gubsu mengatakan, sebagai rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini yang tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat pada umumnya dan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan pada khususnya, berdasarkan PP No.99 Tahun 2012 dan Kepres RI No.174 Tahun 1999 Tentang Remisi, WBP akan diberikan remisi (pengurangan pidana).
Pemberian Remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak WBP, tetapi lebih dari itu Remisi merupakan apresiasi Negara terhadap WBP yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri,” kata Menkumham dalam sambutan tertulisnya.
Menkumham juga menyampaikan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam peningkatan kualitas SDM, kita harus memandang masalah over kapasitas dari sisi berbeda yaitu sebagai modalitas utama dalam pembangunan nasional dan ini merupakan peran strategis jajaran pemasyarakatan dalam membina WBP menjadi manusia yang taat dan mandiri sehingga bisa hidup lebih baik lagi dan dapat ikut serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Mari kita isi Kemerdekaan ini dengan semangat juang yang tinggi demi Sumut Yang Bermartabat,” jelasya.
Selanjutnya Kakanwil didampingi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur beserta Forkopimda memberikan remisi umum dan tali kasih secara simbolis kepada 16.503 orang WBP dan dilanjutkan dengan pemusnahan barang sitaan.
(Humas Kanwil, MB)

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *