Terkait Isi Surat Pemanggilan Terlapor LP Penggelapan Sepmor Salah Nama, Kanit Ranmor: Nanti Kita Cek Lagi

Teks Foto: Surat Pemanggilan Kedua Dari Sat Reskrim Polrestabes Medan kepada Sabar Sembiring. (MB)

Medan Berita
Terkait isi surat pemanggilan dalam laporan polisi (LP) kasus penggelapan dua (2) unit Sepeda motor (Sepmor) yang ditujukan kepada Sabar Sembiring di alamat Jln. Kelambir V, Gg. Karya, No.07, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia sebagai status terlapor salah nama, Kanit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Made Yoga Mahendra mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan.
” Nanti kita cek. Klo nama kita dapat dari saksi,” ucapnya kepada awak media ini, Selasa (20 Agustus 2019) sore.
Dia menjelaskan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pelapor dan saksi pelapor.
” Akan kami koordinasikan kembali dengan pelapor dan saksi,” sebut Perwira Polrestabes Medan.
Sebelumnya menurut keterangan pria lajang yang tinggal di alamat Jln. Kelambir V, Gg. Karya, No.07, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia bernama Sabarudin Sembiring (51) kepada Wartawan, Senin (19 Agustus 2019) sore mengatakan, layangan surat pemanggilan atas nama Sabar Sembiring diketahuinya usai menerima surat tersebut dari Kepala Lingkungan, Antonius Ginting pada Jumat (16 Agustus 2019) pagi.
Dia menyebut, tidak menghadiri pemanggilan itu berhubung Nama pemanggilan bukan dirinya dan dirinya juga membantah melakukan penggelapan dua (2) Unit Sepeda motor (Sepmor) jenis Suzuki Satria FU dan Honda Beat.
Adapun isi dari Surat pemanggilan kedua dari pihak Sat Reskrim Polrestabes Medan Nomor : S. Pgl/2438-a/VIII/Res 1.11./2019/ Reskrim.
MEMANGGIL SABAR SEMBIRING untuk hadir menemui Penyidik Iptu Made Yoga Mahendra, SIK dan atau Penyidik Pembantu Bribda Pamawinda, S di Unit Idik IV/Ranmor di kantor Sat Reskrim Polrestabes Medan di jalan H.M. Said No.1 Medan pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2019 sekira pukul 11.00 WIB. guna didengar keterangannya sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana penggelapan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUHP yang diketahui terjadi pada hari rabu tanggal 13 Februari 2019 di Jln. Klambir V Gg. Karya No.07, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia Kota Medan dan apabila ada bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut mohon dibawa.
Medan, 09 Agustus 2019
a.n. KEPALA KEPOLISIAN RESORT KOTA BESAR MEDAN KASAT RESKRIM
WAKA
Selaku Penyidik
KOMISARIS POLISI ARON T.T. M SIAHAAN.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/212/II/2019/SUMUT/SPKT III, tanggal 15 Februari 2019 pelapor an. JUDIMARI PANJAITAN.
Sabarudin menceritakan, terkait penitipan 2 unit sepmor, ia menjelaskan, awalnya boru Silalahi meminjam uang sebesar Rp.3 Juta dengan jaminan 1 unit Sepmor jenis Suzuki Satria FU tahun 2013 pada bulan Juli 2018.
Kemudian untuk kedua kalinya, boru Silalahi meminjam uang sebesar Rp.3 Juta dengan jaminan 1 unit Sepmor Honda Beat tahun 2014 pada bulan Oktober 2018.
Setelah itu, boru Silalahi membayar uang pinjaman tersebut dan kembali mengambil 2 unit Sepmor yang dijamininya sebelumnya pada bulan April 2019.
” Terkejut juga aku dengan adanya Surat pemanggilan dari polisi itu, tiba-tiba panggilan kedua padahal surat panggilan pertama yang ditulis di surat pemanggilan pertama Nomor : S.Pgl/2438/V/Res 1.11/2019/Reskrim, tanggal 09 Mei 2019, enggak ada kuterima,” sebutnya sembari dirinya merasa keberatan atas adanya laporan dari pihak pelapor tersebut.
(MB)

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *