Tiga Warga Diduga Lepas Usai “Tukar Guling” dengan Pelaku Curanmor

Teks Foto: Mako Polsek Medan Sunggal. (MB)
Medan Berita
Tiga warga inisial HK bersama A dan T diduga telah lepas dari Polsek Sunggal usai melakukan “tukar guling” dengan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) atas nama AT.
Menurut penjelasan warga kepada awak media ini mengatakan, penangkapan HK alias A alias WC bersama dua temannya A dan T terjadi Sabtu (10 Agustus 2019), saat ketiganya bersama- sama naik Mobil Kijang warna biru melintas di Pajak Rebo, petugas Polsek Sunggal yang saat itu melaksanakan giat hunting kemudian memberhentikan laju kendaraan mereka. Dari dalam Mobil Kijang, petugas menemukan sebuah pucuk senjata Air Shofgun.
Setelah diperiksa semalaman, lalu petugas melepaskan A dan T namun HK tetap ditahan selama seminggu di ruang tahanan Mako Polsek Sunggal. Setelah itu, HK Jumat 16 (Agustus 2019) dititip di Rutan Pancurbatu selama empat hari.
Tersangka HK berupaya untuk membujuk rayu petugas agar dirinya dilepas dengan cara diduga memberikan sejumlah dana dan melakukan “tukar guling” dengan seorang pelaku curanmor atas nama AT kemudian permintaan itu disetujui petugas.
 
Selanjutnya petugas tim Airlus Sinulingga, Deni Sitepu dan Marwan berhasil menangkap AT warga Desa Sei Mencirim, kampung banten di kawasan Langkat dan menyita barang bukti satu (1) unit Mobil L300, tak hanya itu saja petugas juga menembak dibagian kaki AT dan kasusnya proses lanjut, berkat informasi HK, lalu petugas melepaskannya (HK-Red) dengan tebusan sebesar Rp.60 juta. Pelepasan HK juga dibenarkan oleh istrinya bernama D. Warga juga menyebut, HK dikenal sebagai bandar togel.
Dibeberkan warga juga, HK menjalankan bisnisnya sebagai penadah kendaraan bermotor dengan cara memberikan modal sama pelaku- pelaku curanmor sebesar Rp. 500 ribu perorang. Kemudian apabila berhasil melakukan aksinya, pelaku lalu menjual hasil curanmor ke HK dipotong dengan modal yang diberinya awal.
Ketika dimintai tanggapan Kapolsek Sungal, Kompol Yasir Ahmadi, SIK melalui via sms dan Akun Whats App nomor ponsel miliknya terkait informasi yang diterima awak media, Rabu (27/11/2019) pukul 17:08 WIB, sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban.
Informasi yang sama selanjutnya dikonfirmasi ulang kepada Kanit Reskrim, Iptu M. Syarif Ginting melalui via sms dan Akun Whats App nomor ponsel miliknya, Rabu (27/11/2019) pukul 17:11 WIB, juga belum ada jawaban.
Akibat tidak pernah ditanggapi konfirmasi data yang diterima dari via sms dan Akun WA diblok Kapolsek Sunggal dan Kanit Reskrim, selanjutnya awak media mengkonfirmasi data yang diterima kepada Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, SIK, Rabu (27/11/2019) pukul 17:15 WIB melalui via sms dan Akun Whats App nomor ponsel miliknya mengatakan,”Saya konfirm dulu ke kanit sunggal ya,” ucapnya.
Selang berapa menit, awak media mengkonfirmasi kembali kepada Kompol Eko Hartanto, SIK hasil pengecekan atas informasi yang diterima awak media selanjutnya Kasat Reskrim melayangkan pertanyaan konfirmasi awak media kepada Kanit Reskrim Polsek Sunggal melalui Akun WA dengan balasan,”Suap komandan..ijin sy cek dl komandan..ijin sy demam komandan,” balas Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu M. Syarif Ginting melalui Akun WA nomor ponsel Kasat Reskrim pukul 18:56 WIB.
(MB)

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *