BNNP Sumut dan Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Narkotika Jenis Sabu di Medan dan Aceh

example banner

MEDAN BERITA – Menjelang Hari Anti Narkotika Internasional, Badan Narkotika Nasional bersama BNNP SUMUT bersama Tim Gabungan terdiri dari Kanwil BC Aceh, Kanwil BC SUMUT, BNNK Pidie Jaya, Bnnk Pidie dan KPPBC Lhokseumawe berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika golongan 1 jenis Methamphetamine (sabu) sebanyak 37 bungkus sabu yang terbungkus dalam teh cina warna hijau di Medan, Sumut dan Bireun, Aceh.

Bacaan Lainnya

Dimana dalam pelaksanaan press release tersebut di Halaman Kantor BNNP SUMUT  pada tanggal 29 Juni 2020, yang dimulai pada pukul 10:00 WIB s/d Selesai tersebut langsung dihadiri oleh Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjend Pol Drs Arman Depari, Kepala BNNP SUMUT, Brigjend Pol Drs Atrial SH, Direktur Interdiksi Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjend Pol Leo Bona Lubis, Kakanwil Ditjen Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olavia, Mewakili Kakanwil Ditjen Bea Cukai Aceh, Mewakili Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dirnarkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Robert Da Costa, SIK, MH dan Kabid Pemberantasan BNNP SUMUT, KBP Sempana Sitepu, SH.

Didalam keterangan pers Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI didepan media menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan informasi Puskoops Interdiksi Terpadu, bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa dari malaysia masuk ke perairan Kuala Bireuen Aceh. Sehingga pada hari kamis (25/06/2020), Tim BNN berdasarkan hasil penyelidikan menduga bahwa kapal yang menjadi target akan memasuki perairan Aceh pada hari Jum’at atau Sabtu.

Menindak lanjuti hal tersebut,BNN berkoordinasi dengan kanwil BC Aceh, kemudian Kanwil BC Aceh mengerahkan kapal patroli untuk melakukan pemantauan dilaut atas informasi Ship To Ship narkotika oleh kapal nelayan jenis oskadon diperairan malaysia. Kemudian pada sabtu (27/06/2020) sekitar pukul 16:30 WIB, tim gabungan berhasil memantau pergeseran 2 orang tersangka dan sejumlah BB narkotika kearah medan dan pada akhirnya dapat mengamankan tersangka MF dan MR di Binjai bersama barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 29 bungkus sabu yang disimpan dalam dua karung ,berdasarkan hasil penyelidikan,barang bukti tersebut akan dibawa menuju Sumatera Utara dengan kendaraan roda empat yang akan diserahterimakan kepada seseorang yang berada di Sumatera Utara.

Berdasarkan keterangan Tesangka MF dan MR ,kemudian petugas mengamankan BM dan AM di area parkir carrefour Plaza Medan Fair yang juga sebagai penerima barang di Medan. Berdasarkan hasil pengembangan dilanjutkan ke wilayah Bireuen Aceh Dan diamankan 8 bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan RZ digunakan milik MRU didaerah Jeumpa Kab.Bireuen Aceh.dengan total lebih kurang 40 kg sabu. Kemudian terhadap pelaku dan barang bukti diamankan ke Kantor BNNP SUMUT untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut .Kemudian dari hasil pengembangan, BNN berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di malaysia,karena terindikasi sindikat  yang menjadi pemasok tesebut berada di Penang, Malaysia berinisial CDR .

Dari para tersangka tersebut dikenakan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI no.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Secara keseluruhan Press release tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

(Medanberita)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *