Dua Anggota Polisi Ditangkap Diduga Terlibat Kasus Narkotika

example banner

MEDANBERITA, SUMUT – Dua orang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Lotu jajaran Polres Nias ditangkap diduga terlibat kasus tindak pidana narkotika.

Kedua anggota unit Bhabinkamtibmas tersebut inisial ES Lahagu (41) dan JYP (42). Keduanya di tangkap Sat Resnarkoba Polres Nias pada Selasa (25/10/2022).

Bacaan Lainnya

Tak hanya ES dan JYP, para petugas juga mengamankan dua orang warga sipil yakni, inisal RH (30) dan AFT (27) yang berdomisili di Jalan Kartini, Kelurahan Lahewa, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan terkait penangkapan dua personil Polri dan dua orang lainnya tersebut.

Kombes Hadi menyebut penangkapan itu dilakukan oleh tim anti narkoba Polres Nias.

“Jadi, awalnya pihak Sat Resnarkoba Polres Nias menindaklanjuti adanya informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran serta penyalahgunaan narkoba. Informasi itu ditindaklanjuti,” ucapnya kepada awak media, Rabu (26/10/2022).

Dibeberkan Kombes Hadi, awalnya tim melakukan penyelidikan di kediaman BG, Jalan Arah Desa Awa’ai atau Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli dan di Barak Polsek Lotu, Selasa, 25 Oktober 2022 sekira pukul 13.56 Wib.

Selanjutnya, petugas melakukan penggerebekan dan ditemukan ada empat (4) orang di TKP.

“Kasus ini masih dikembangkan. Yang jelas, Bapak Kapolda Sumut akan memberikan hukuman tegas terhadap anggota Polri yang terlibat dengan narkotika,” terangnya.

Senada juga dikatakan Paur Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen Hulu ketika dikonfirmasi awak media turut membenarkan adanya penangkapan dua personel Polri beserta dua orang lainnya atas dugaan narkotika tersebut.

“Saat ini kedua personel Polri itu sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim Seksi Propam Polres Nias,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang di terima, narkoba ditemukan dari ES Lahagu sebanyak satu (1) buah paket plastik klip transparan diduga berisi serbuk kristal jenis sabu. Dari JYP didapatkan 7 buah paket plastik klips transparan diduga berisi sabu- sabu.

Selanjutnya dari RH dan AFT diamankan satu buah paket plastik klip transparan diduga berisi narkoba jenis sabu. Kemudian menemukan uang sebanyak Rp4,1 juta.

“Untuk jumlah barang bukti, kami belum bisa jabarkan dengan detail. Memang ada ditemukan narkoba, tapi jumlahnya belum diketahui secara pasti. Kasus ini masih terus dikembangkan,” jelas Aiptu Yadsen Hulu.

(Riky Medanberita.co.id – Sumut)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *