Terkait Laporan Korban Seksual Oknum Lapas Binjai, Kakanwil Sumut Angkat Bicara

example banner

MEDANBERITA, SUMUT –  Menanggapi adanya laporan korban seksual yang diduga dilakukan oknum Pegawai Lapas Binjai inisial SS, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kakanwil Kemenkumham Sumut), Drs. Imam Suyudi, Bc.I.P., S.H., M.H. angkat bicara.

Kepada Medanberita.co.id, Kakanwil Kemenkumham Sumut, Imam Suyudi menegaskan terkait laporan korban, pihaknya akan menindaklanjutinya segera.

Bacaan Lainnya

“Adanya kejadian tersebut, kami segera tindaklanjuti untuk melakukan pemeriksaan internal kepegawaian berdasarkan PP 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS terhadap oknum pegawai tersebut,” tulisnya melalui pesan Whatsapp, Senin (23 Januari 2023) sekira pukul 20.09 Wib.

Orang nomor satu di Kanwil Kemenkumham Sumut itu menambahkan, sebelumnya sudah berulang kali mengingatkan agar jajarannya bekerja dengan baik, profesional dan tanggung jawab.

“Kami sudah sangat sering memberikan penguatan ke pada seluruh jajaran agar senantiasa melakukan tugas dan fungsi sebagai ASN dengan baik, profesional dan bertanggung jawab,” jelas Kakanwil Imam.

Sebelumnya oknum Pegawai Lapas Binjai inisial SS itu dilaporkan korban seksual inisial IN (23) ke Mapolres Binjai. Laporan itu tertuang dalam surat polisi dengan Nomor : STTLP/ 36/ I/2021/SPKT/Polres Binjai, tanggal 16 Januari 2023.

Selain buat laporan polisi, SS juga dilaporkan ke Komisi aparatur sipil negara (KASN).

Sementara itu, LD selaku orang tua korban minta keadilan kepada aparat penegak hukum. Pihak keluarga juga sudah membuat surat tembusan ke Presiden, Polda Sumut, Kakanwil, Komnas HAM, untuk menuntut keadilan terhadap anaknya yang sudah dinodai oleh oknum Lapas yang bertugas di Lapas Klas II A Binjai tersebut.

“Bagaimana nasib anak kami kedepannya, sampai hati dia (SS) menodai anak kami. Janjinya bertanggung jawab malah diingkari,” ucapnya dengan nada kesal.

Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Rian Permana, Senin (23/01), membenarkan adanya laporan korban. Dia menyebut akan melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap terlapor. Sejauh ini pihaknya sudah memeriksa beberapa orang termasuk penjaga kostan di tempat terlapor tinggal.

“Sebelumnya kita memeriksa laporan dumas dari korban, dan sekarang sudah menjadi laporan kepolisian, kita akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor. Dikarenakan tempat kejadian juga berada di kos-kosan terlapor, kita juga akan melakukan pemeriksaan terkadang pemilik kosnya,” ucap AKP Rian sembari mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mengirimkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kepada korban.

(MB,1 Medanberita.co.id – Sumut)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *