Cipayung Akan Gelar Aksi Demo di Mako Polda Sumut

example banner

MEDANBERITA – Massa yang mengatasnamakan Kelompok Cipayung Labuhanbatu akan menggelar aksi demo pada Kamis (7 Maret hingga Jum’at 8 Maret 2024), sekira pukul 09.30 WIB.

Informasi yang diterima, dengan Nomor Surat 001 / Eks, Cipayung Labuhanbatu/ III / 2024, aksi tersebut akan dilakukan di Mako Polda Sumatera Utara (Sumut), dengan jumlah peserta aksi kurang lebih sebanyak 100 orang Mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC GMNI Labuhanbatu, Hamdani Hasibuan mengatakan, kegiatan aksi tersebut dilaksanakan secara bersama- sama dengan teman – teman BPC GMKI Rantauprapat dan PC PMII Labuhanbatu.

“Kita hanya bertujuan mempertanyakkan sampai mana tahapan proses hukum di Polda Sumatera Utara. Ya kalau ada perdamaian para pihak, kiranya publik juga mengetahui dan adanya permintaan maaf secara umum Kapolres Labuhanbatu dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu yang disebut sebagai terduga pelaku,” ungkap Hamdani.

Adapun salah satu poin yang akan menjadi tuntutan peserta aksi Cipayung Labuhanbatu yakni terkait dugaan maraknya judi Toto gelap (Togel), narkoba yang berada di wilayah Hukum (Wilhkum) Polres Labuhanbatu yang sudah sangat merajalela dan meresahkan masyarakat.

“Iya kami menduga maraknya judi Togel di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, apalagi hal tersebut sebagai pemicu dugaan terjadinya pemukulan tersebut sehingga dapat menimbulkan paradigma negative ditengah – tengah masyarakat, sehingga sepatutnya kami duga maraknya konsorsium 303 di Sumatera Utara,” terangnya.

Berikut beberapa poin tuntutan Cipayung Labuhanbatu yang akan disampaikan saat aksi yaitu:

1. Mendesak Kapoldasu untuk memanggil dan memeriksa Kapolres Labuhanbatu (Bapak AKBP Bernhard Malau) dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, sesuai Pasal 16 ayat 1 huruf F undang undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.

2. Mendesak Kapoldasu agar merekomendasikan Kapolri untuk mencopot Kapolres Labuhanbatu (Bapak AKBP Bernhard Malau) dan Kasat Narkoba Polres Labuhan karena mempermalukan dan mencoreng nama baik institusi Polri.

3. Mendesak Propam Poldasu untuk tetap melakukan sidang kode etik Kepolisian terhadap Kapolres Labuhanbatu dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu karena melanggar kewajiban, larangan Polri sesuai pasal 3,4,5 dan 6 peraturan pemerintah nomor 2 Tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota Polri.

4. Apabila Kapoldasu tidak mampu menyelesaikan persoalan ini maka segera mengundurkan diri dari jabatannya, dan apabila tuntutan kami ini tidak diindahkan kami akan melakukan aksi unjuk rasa di Mabes Polri Jakarta.

5. Meminta Kapolda untuk merekomendasi pencopotan Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu karena kami menduga menghalang – halangi mahasiswa dan masyarakat dalam kebebasan berpendapat di muka umum.

6. Adapun tuntutan lainnya akan kami sampaikan pada saat aksi berlangsung.

“Tujuan dari aksi ini, kami ingin menyampaikan aspirasi kami kepada para penegak hukum terkhusus kepada Polda Sumut atas beredarnya berita viral di medsos dan media elektronik, yaitu atas kinerja oknum Kapolres Labuhanbatu beserta Jajarannya yang dianggap tidak mampu sebagai pengayom di tengah-tengah masyarakat Labuhanbatu,” tambah salah satu mahasiswa aksi.

(MB Medanberita.co.id)

Loading…

Comments

comments

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *